Edi Si Pemalas

Edi tak pernah mendengarkan  orang lain. Ia selalu berbicara saat gurunya menjelaskan. Di rumah, Edi tidak bisa menjelaskan pelajaran disekolah. Ia pun tidak pernah belajar. Tiba-tiba, hari ujian telah datang. Ia pun bingung bagaimana mengerjakannya. Waktu pun selesai, semua mengembalikan soal kepada guru. Kecuali Edi, soal Edi masih kosong. Dan ahkirnya Edi  mendapat nilai yang jelek. Orang tuanya pun sedih karena nilai di rapot Edi semua jelek. Dan ia pun tak naik kelas, sekaligus dihukum oleh orang tuanya.

Moral: Menjadi anak harus membuat orang tua bangga bukan membuat orang tua sedih.

4 thoughts on “Edi Si Pemalas

  1. That was a good opinion and story (: kamu harus melakukan yang kamu tulis ya (: jangan membangkang, melakukan terbaik. Kamu pasti bisa. Semoga melalui blog ini kamu bisa menginspirasi banyak orang ^^ ohya, nice theme for wordpress (: keep blasting ^^

  2. That was a good opinion and story (: kamu harus melakukan yang kamu tulis ya (: jangan membangkang, melakukan terbaik. Kamu pasti bisa. Semoga melalui blog ini kamu bisa menginspirasi banyak orang ^^ ohya, nice them for wordpress (: keep blasting ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s